Taburi Cinta Disetiap Helaan Nafas

Blog EntryAntara Dua CintaFeb 15, '07 11:26 PM
for everyone
" Tajak mate ma, han tajak mate ku " Demikian bunyi idiom aceh untuk mengambarkan seseorang yang sedang kebingungan.
Saya tidak bisa membayangkan bila benar -benar dihadapkan pada piihan seperti itu. Sungguh sebuah pilihan yang sangat sulit. Dalam sebuah hadits memang kata "ibu" disebut 3 kali dan kata "ayah" hanya satu kali . Namun bila kita disuruh memilh satu diantara keduanya, maka kejadiaannya akan lain.Memilih ayah atau ibu bukan sebuah pilihan, tapi pemakssan. Semoga tidak ada yang memaksa kita untuk memilih.

Dalam kehidupan ini, kita tak pernah lepas dari pilih - memilih. Bahkan orang yang sukses adalah mereka yang menjatuhkan pilihan yang tepat pada saat yang tepat pula.
Namun, memilih tak semudah yang dikira. Dibalik sebuah pilihan tersimpan tanggung jawab dan air mata.
Setidaknya, itulah yang saya pahami. Saya pun mulai benci dengan pilihan.

Tiga tahun yang lalu, ketika pilihan hati ini jatuh kepada negeri cleopatra, disitulah cerita air mata ini bermula. Cerita panjang yang entah bagaimana endingnya.
Saya ke Mesir bukan kebetulan atau pelarian, saya kemari karena pilihan hati. Seperti pilihan - piliahan yang lain. pilihan ini juga diwarnai air mata.
Bagaimana tidak?
saya yang sangat lengket dengan orang tua, harus pergi jauh untuk masa yang tak terbatas. Di bandara polonia medan air mata tertumpah ruah. Sekuat tenaga saya berusaha agar air mata tak menitik, namun saya gagal. Saya tak kuasa menahan air mata apalagi ketika melihat wanita yang sangat saya cintai sedang terisak.
" Bek neumoe mak.." saya menghibur ibu saya.
"Kiban han mak moe, kah ka neuk jak han meujan pajan ka gisa, uroe nyoe saban lagee mak jak intat manyet kah lam jrat" Mak semakin tersedu. Saya pun tenggelam dalam genangan air mata. Saya gamang. Salahkah yang saya lakukan? Bukankah perpisahan ini hanya untuk sementara tapi mengapa saya merasa seakan kami tak akan bersua kembali.

Saya terbang meninggalkan orang - orang tercinta menuju ke negeri cita - cita. tinggal lah segala kenangan yang sempat tercipta. Hari - hari indah yang penuh canda dan tawa, ketika mak menuntun tangan saya menapaki hitam - putih jalan ini telah berlalu. Pun demikian, hati ini tak seditik pun terpisah dengannya. Tiap tetes air mata mak yang menitik telah mengkristal di hati ini, selamanya tak akan pernah saya lupakan. Karena disitu tersimpan kekuatan.
Saat itu, saya berjanji di dalam hati akan terus berjuang agar air mata mak tidak mengalir sia -sia.

October 2003,
Saya mendarat di negeri cita - cita. Negeri yang semula saya anggap musuh saya, karena dia telah memesiahkan saya dengan keluarga.
Saya mulai membaca peta perjauangan dan mengatur strategi untuk segara manaklukkan musuh. Hanya satu asa di dalam jiwa, saya ingin cepat - cepat selesai dan kembali ke dalam kehangatan cinta kasih mak.

Alhamdulillah, sekarang saya sudah berada di tahap akhir. Bila Allah mengizinkan tahun depan saya sudah bisa kembali ke tanah air.
Saya sudah tidak sabar menanti hari itu, perasaan saya seperti anak kecil yang tak sabar menunggu pagi untuk segera memakai baju baru di hari raya.

Bila hari itu tiba, saya akan sangat berbahagia. Opss,...saya juga akan sangat sedih. Paradoks memang, bahagia dan sedih.
Saya akan bersedih bila meninggalkan cairo, saya terlanjur jatuh cinta.
Saya tidak tahu kapan pertama kali saya mencintai musuh saya ini. Semuanya terjadi secara perlahan - lahan dan alami. Saya mulai tergoda dengan pesoana cleopatra.....
ya...3 tahun bukan waktu yang singkat, dan saya masih punya watu 1 tahun lagi . Saya khawatir bila nuansa kairo yang exotis ini menguasai saya,. saya tidak tahu apa ayang akan terjadi. Bukankah semua bisa terjadi dalam rentangan waktu tersebut?

Oh..ternyata saya akan berhadapan dengan pilihan baru. Aceh atau kairo?
Saya benci pilihan...Bagaimana saya harus memilh? Saya cinta kedua - duanya?
Bila embun aceh yang mengokohkan kaki saya sebelum bisa berjalan, maka aliran nil yang mengajari saya makna lain dari kehidupan.
Bila kidung cempala yang memeriahkan pagi saya di aceh, maka disisni gemersik daun kurma yang mengantar saya ke dunia mimpi.

Namun, selama wanita yang mengajari saya makna kasih sayang setia menunggu, saya tak akan bingung, karena saya sudah punya pilihan.



19 CommentsChronological   Reverse   Threaded
finaandme wrote on Feb 16, '07
Na ingat Rishad ada 2 gf yang harus dipilih untuk dijadi kan isteri, hehhehheeeehe..
Tell one thing that you like about Cairo the most?
nzarno wrote on Feb 16, '07
emang bagi tanyou yg merantau pilihan jadi menyakitkan, kemeng tetap di gampong ngon ureng chik, kiban lako yg sudah jadi pendamping hidup yg lagi ngejar cita-cita hiks jadi sedih ingat ayah lon yg hana sempat lon kalon saat-saat terakhir karena jiii oh that....) sabar dek bandum nah hikmah jih..
zalniati wrote on Feb 16, '07, edited on Feb 16, '07
beu rayeuk saba beuh.....
agneswollny wrote on Feb 16, '07
mudah mudahan bijaksana dalam memilih.
Apapun keputusan mu ... (hehehehe) ... adalah keputusan orang dewasa.
Take care yah
lenny78 wrote on Feb 16, '07
Insya Allah....pilihan yg got akan jeut Risyad coek....Saban lagee Risyad decided untuk jak u Kairo...Jinoe Risyad ka haroeuk keu Kairo
I am definetely sure..next decision will be the right for you,too....
Good luck adoe.................
sriyulis wrote on Feb 16, '07
kita di sini juga udah kl 4 tahun tidak pulang ke tanah air...rinduuuuuuu , tapi Alhamdulillah bisa berkumpul dengan ortu dan keluarga di rumah Allah SWT..saat berhaji tahun lalu. semoga cepat selesai dan bisa berkumpul dengan keluarga dan ortu
azmur wrote on Feb 16, '07
sungguh puitis tulisan mu adoe dan realita. Memang gaya filsafat telah engkau miliki. Selamat selamat dan selamat. Sukses didepan mata. dan Aceh adalah Cairo . budaya nagroe lage adek dengan aduen. Suara Azan menggema di setiap tibanyan waktu shalat, di aceh juga lagenyan, tapi sayang di eropa payah dingoe bak radio.

mamaabram wrote on Feb 16, '07
Aduh Dek, episode di Polonia bikin Kakak tersedu.
Alhamdulillah kalau sudah punya pilihan, it's the best!
sulaimantripa wrote on Feb 17, '07
eiii, bek peudeuh taloe keuing ngom lah menye teungoh berjuang sikula... haha...
sulaimantripa wrote on Feb 17, '07
tenang, oh lheuh sikula ta puwoe seumangat teuma, seumangat cinta nyan...
seulanga wrote on Feb 18, '07
Na ingat Rishad ada 2 gf yang harus dipilih untuk dijadi kan isteri, hehhehheeeehe..
Tell one thing that you like about Cairo the most?
about 2 gf to choose, it's not a big deal. saya pilih dua-dua he..he
susana kali ya that makes me fall in love with egypt...
seulanga wrote on Feb 18, '07
nzarno said
sedih ingat ayah lon yg hana sempat lon kalon saat-saat terakhir karena jiii oh that..
nyoe keuh yang paleng lon takutkan,..han ek lon bayang meunye kejadian bak lon..Hiks..hiks
seulanga wrote on Feb 18, '07
beu rayeuk saba beuh
ureung saba luwah lampoeh, peng sireubee tinggai sireutoh..he..he

any way terimeng genaseh 4 your support..
seulanga wrote on Feb 18, '07
mudah mudahan bijaksana dalam memilih.
Amin...
seulanga wrote on Feb 18, '07
lenny78 said
I am definetely sure..next decision will be the right for you,too
i hope so....
terimeng geunaseh ateuh dukungan kakak..
seulanga wrote on Feb 18, '07
emoga cepat selesai dan bisa berkumpul dengan keluarga dan ortu
aminn..
ga sabar nunggu hari kelulusan
seulanga wrote on Feb 18, '07
azmur said
sungguh puitis tulisan mu adoe dan realita. Memang gaya filsafat telah engkau miliki. Selamat selamat dan selamat. Sukses didepan mata. dan Aceh adalah Cairo . budaya nagroe lage adek dengan aduen. Suara Azan menggema di setiap tibanyan waktu shalat, di aceh juga lagenyan, tapi sayang di eropa payah dingoe bak radio.
jadi malu dibilang puitis,...:)
anatara aceh dan cairo memeng le that persaamaan, dan perbedaan pih le.
meunye ta gabong antara yang get -get di cairo ngen yang get - get di aceh sang pah untuk ta peumaju bangsa.
seulanga wrote on Feb 18, '07
Aduh Dek, episode di Polonia bikin Kakak tersedu.
saya juga belum bisa melupakkannya...
seulanga wrote on Feb 18, '07
eiii, bek peudeuh taloe keuing ngom lah
meunye memang ka ngom, pu guna tasom..he..he

Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help