Saat kuterjauh
Tersungkur dalam kehampaan
Petuah – petuahmu getarkan ruhku
Hadirkan semula sejumput asa yang telah hilang
“ Bangkitlah bang
nun diseberang selat malaka
anak negerimu menunggu”
Dalam baluran semilir jingga
Kuraba sabdamu
Tanpa suara dan kata-kata
Karena penghubung kita adalah hati
Dan….
Kala kukehilangan arah
Lelah mencari oase ditengah sahara
Dalam gulita kulihat kau bercahaya
:Sinarmu selalu menjadi penunjuk arah
Bagi setiap musafir yang tertinggal kafilah
Tapi..
Mengapa disaat hari mulai fajar
Engkau malah pergi?
Note:
Meskipun ku telah mempunyai matahari, ku tetap merindukan keteduhan cahayamu.
Cairo, awal winter ’07